Tanya Marlo Chat-bot Seputar HIV Dan AIDS

kita pasti sering sekali  mendengar tentang HIV. Sebenarnya, HIV adalah sebutan untuk virus yang menyerang dan merusak sistem kekebalan tubuh kita sehingga kita tidak bisa bertahan terhadap penyakit-penyakit yang menyerang tubuh kita. HIV adalah kependekan dari Human Immunodeficiency Virus. Virus HIV adalah virus yang menyerang tubuh inangnya dengan cara menyerang sistem kekebalan tubuhnya. Bila sistem kekebalan tubuh sudah rusak atau lemah, maka seseorang akan dengan mudahnya terserang berbagai penyakit yang ada di sekitar kita seperti TBC, diare, sakit kulit, dll. Kumpulan gejala penyakit yang menyerang tubuh kita itulah yang disebut AIDS. AIDS adalah:

A = Acquired (didapat)
I = Immune (kekebalan tubuh)
D = Deficiency (kekurangan)
S = Syndrome (gejala)

Jadi, perlu untuk kita perhatikan dan bedakan  bahwa HIV adalah virusnya, sementara AIDS adalah gejala penyakit yang menyerang tubuh akibat daya tahan tubuh atau sistem imunitas yang melemah akibat infeksi HIV. Infeksi HIV adalah penyakit yang tidak dapat ditularkan hanya dengan berkontak fisik yang simpel seperti bersalaman atau bersinggungan dengan penderita. Selama tidak melakukan hal-hal yang berisiko menularkan HIV, kita tetap aman untuk berinteraksi dengan penderita.

Data UNAIDS menunjukan bahwa terdapat 630.000 ODHA (Orang Dengan HIV/AIDS) di Indonesia, namun hanya 48% yang sadar akan kondisi mereka. ODHA biasanya hidup dalam kesendirian, tanpa teman atau dukungan dari lingkungan. Ironisnya, sebagian besar dari mereka bahkan tidak memiliki pemahaman dan jaringan yang cukup, untuk mencari informasi dan pengobatan karena masih adanya stigma negatif dari masyarakat yang menimbulkan rasa malu bagi mereka.

UNAIDS berinovasi untuk menemukan solusi terhadap tantangan ini, dengan memanfaatkan kemajuan teknologi digital untuk berinteraksi antar sesama. Bersama dengan Nimbly Technilogies, UNAIDS memperkenalkan Tanya Marlo, sebuah platform chat mobile yang terintegrasi dengan LINE, dengan karakter seorang teman yang ramah, yang memperbolehkan siapapun untuk mendapatkan nasihat dan informasi bahkan mengenai tes HIV dari sumber yang tepat, dan yang paling penting hadir sebagai seorang pendukung setia.

“Tanya Marlo” merupakan seorang sahabat yang dapat diajak bicara dan dapat menjadi seorang pendukung setia. Dengan memanfaatkan perkembangan teknologi digital, kami ingin berinteraksi melalui cara-cara baru dengan generasi muda, papar Krittayawan Boonto selaku Country Director UNAIDS Indonesia. Ini merupakan solusi untuk masalah HIV dengan memanfaatkan teknologi. Siapa pun bisa mengakses informasi seputar HIV dari sumber yang tepat dan terpercaya.

capture by awalperma.com

Tanya Marlo dilengkapi oleh empat fitur edukatif dan informatif yang berisi informasi HIV dan AIDS. Seluruh informasi disampaikan dalam bentuk artikel, infografis serta mitos atau fakta hingga video yang menarik pembaca. Ada juga kuis dengan permainan yang menguji pengetahuan perihal HIV dan AIDS melalui pertanyaan sederhana. berikut beberapa fitur yang ada pada “Tanya Marlo”

  • Fitur Pertama pada “Tanya Marlo” adalah Info HIV yang berisakan tentang mitos atau fakta, penjegahan HIV, hidup dengan HIV serta pencegahan HIV. fitur ini juga menyediakan segala informasi seputar HIV dan AIDS, yang disampaikan melalui konten-konten menarik seperti artikel, infografis, perbandingan mitos dan fakta, dan video

 

  • Fitur Kedua adalah Konsultasi, yang berisakan konsultasui kita dengan chat-bot Tanya Marlo, chatnya bersifat rahasia dan privat, jadi hanya kita dan Tanya Marlo saja yang mengetahu ini
  • Fitur Ketiga adalah Kuis, disini pengetahuan dan wawasan kita di uji oleh pertanyaan-pertanyaan sepuutar HIV AIDS, dan pertanyaan berbeda-beda dan membuat kita tidak bosan untuk memainkannya
  • Fitur Keempat adalah Test HIV, Tanya Marlo memberikan kenyamanan bagi siapapun yang membutuhkan informasi tentang klinik-klinik yang menyediakan jasa tes HIV, termasuk lokasi, tatacara, dan jam operasional. Terlebih lagi, bagi pengguna yang ingin melakukan tes HIV di Jakarta, dapat membuat janji untuk melakukan tes HIV secara online melalui Tanya Marlo.

Peluncuran Chat Bot Tanya Marlo dihadiri oleh :

  1. Inez Kristanti, Psikolog dan Social Media Influencer
  2. Krittayawan (Tina) Boonto, UNAIDS Indonesia Country Director
  3. David Webb, Co-founder dan CMO Nimbly Technologies
  4. Ilona, Ketua Organisasi Tim Peduli AIDS Atma Jaya dalam kegiatan konferensi pers “Tanya Marlo”.
  5. Lanny Luhukay, Kepala Seksi HIV AIDS, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

capture by awalpermata.com

Melalui aplikasi Tanya Marlo, masyarakat juga bisa berkonsultasi terkait kondisi atau pengobatan pada konselor terpercaya yang kerahasiaannya terjamin. Terakhir yang terpenting adalah fitur tes HIV. Di mana pada fitur ini, pengguna bisa mengetahui informasi klinik mana saja yang menyediakan jasa tes HIV, lokasi klinik, tata cara hingga jam operasional klinik.

Berikut alasan kenapa digunakannya platform LINE, hingga saat ini, LINE memiliki sekitar 90 juta pengguna, dan 80% di antaranya merupakan remaja. Dengan mempertimbangkan hal tersebut, Tanya Marlo dihadirkan di LINE dan siapapun dapat dengan mudah menambahkan “@tanyamarlo” sebagai teman, untuk langsung berinteraksi atau berbincang dengannya.

capture by awalpermata.com

Hadirnya Tanya Marlo, UNAIDS berharap bisa membantu pencapaian komitmen Indonesia menuju fast track 2020 yaitu 90% orang yang hidup dengan HIV AIDS mengetahui statusnya, 90% dari orang yang mengetahui statusnya bisa mengakses pengobatan dan 90% orang yang ada dalam pengobatan bisa menekan jumlah virus di dalam tubuhnya sehingga tidak lagi terdeteksi.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!