Mengenal Lebih Dekat SMK Informatika Utama Dan PeTIK

Di era globalisasi saat ini, kondisi mutu pendidikan cukup memprihatinkan. Masih banyak anak-anak yang putus sekolah dikarenakan masalah perekonomian sehingga menuntut mereka untuk bekerja sejak dini demi membantu perekonomian orang tuanya dan itu saya alami sendiri.  Dengan begitu kualitas pendidikan generasi bangsa sangatlah menurun. Masalah yang menyebabkan menurunnya mutu pendidikan adalah mahalnya biaya sekolah, kurangnya kualitas guru, kurangnya sarana dan prasarana, termasuk kurangnya kesadaran anak bangsa untuk dapat merasakan pendidikan di bangku sekolah.

Berawal dari banyaknya generasi muda yang memiliki permasalahan perekonomian ini SMK Informatika Utama didirikan, SMK Informatika Utama tercipta dari cikal bakal dimulai dengan berdirinya SMP Utama yang telah berdiri sejak tahun 2013. Atas dasar keperihatinan pada tingginya angka putus sekolah yang dialami oleh keluarga dhu’afa serta agar benang merah proses pendidikan yang ditanamkan di SMP Utama tidak terputus, maka PT PLN P3B dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) PT PLN memutuskan untuk mendirikan SMK Informatika Utama sebagai kelanjutan dari SMP Utama, dengan masa study selama 3 tahun dan seluruh siswa dibebaskan dari seluruh biaya pendidikan.

Proses penerimaan siswa SMK Informatika Utama adalah harus siswa / siswi yang berasal dari keluarga dhu’afa, dan akan dilakukan survey terlebih dahulu ke rumah tempat tinggal siswa / siswi yang mendaftar, ini bertujuan agar sesuai dengan tujuan awal didirikannya SMK Informatika Utama yang memang khusus untuk siswa maupun siswi yang berasal dari keluarga dhu’afa.

Dompet Sampah, merupakan salah satu inovasi yang dihasilkan oleh SMK Informatika Utama. dimana Dompet Sampah merupakan aplikasi pendistribusian sampah berbasis online yang dibangun oleh Utama Solution yang berfungsi untuk memudahkan elemen masyarakat yang ingin menabung sampah dan jual beli sampah. Wilayah cakupan untuk saat ini masih sekitar SMK Informatika Utama, dengan menggunakan Dompet Sampah masyarakt bisa berbelanja dengan poin yang dihasilkan melalui mitra / warung yang sudah bekerja sama dengan Dompet Sampah, sehingga berbelanja bisa menggunkan sampah. Selain itu poin di Dompet Sampah bisa digunakan untuk membeli token listrik PLN dan ini sejalan dengan program PLN yaitu listrik pintar, untuk saat ini aplikasi Dompet Sampah dapat diunduh di Google Playstore.

Kunjungan pun berlanjut menuju PeTIK (Pesantren Teknologi dan Informasi). PeTIK bermula dari keberadaan Yayasan LAZIS PLN sekarang berubah nama menjadi Yayasan Baitul Maal PLN (YBM PLN). PeTIK didirikan pada tanggal 22 November 2010, pesantren ini dibawah naungan YBM PLN, PeTIK bebasa biaya pendidikan dan khusus untuk keluarga dhu’afa.

PeTIK menganut sistem belajar dan bermukin, siswanya semua laki-laki dan berasal dari seluruh Indonesia. PeTIK didirikan untuk menjawab berbagai fenomena sosial di masyarakat, dimana tidak sedikit masyarakat yang kurang mampu kesulitan mendapatkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi yang disebabkan oleh mahalnya biaya pendidikan dan tuntutan harian untuk memenuhi baiaya hidup harian.

Jenjang pendidikan PeTIK yaitu non formal setingkat diploma dua, masa pendidikan selama 11 bualan dengan beban 75 SKS, proses belajar mengajar bekerjasama dengan Sekolah Tinggi Teknologi Terpadu Nurul Fikri sebagai mitra operasiona dan peserta didiknya berjumlah 40 orang untuk 1 angkatan.

Proses belajar mengajar ada 2 program yaitu

  1. Program Profesi Teknik Informatika, mata kuliah yang teknologi dan komunikasi (menggunakan open source seperti Linux, Open Office, MySQL, PHP, JAVA) Kewirausahaan dan Bahasa Inggris
  2. Program Kepesantrenan
    • Intern seperti tahsin, akhlaq, aqidah, fiqih ibadah dan fiqih muamalah, bahasa arab, siroh nabawiyah, tahfizul quran, sholat malam, dialog tokoh dan leadership training.
    • Extern seperti aktif mengikuti kegiatan masyarakat seperti pengajian

Kita semua menginginkan kemajuan bangsa. Karena itu kita harus mulai dari yang dasar atau akar-akarnya. Yaitu menciptakan generasi yang berpendidikan lebih baik. Artinya kita harus menciptakan pelajar yang berilmu, bukan pelajar yang pintar tapi jadi penerus yang korupsi. Perlu ada pembinaan dari segi pengetahuan umum dan perlu juga ditingkatkan tentang pendidikan agamanya agar imannya berkualitas.

Pendidikan merupakan langkah terbaik untuk mengentaskan kebodohan. Melalui pendidikan seseorang mampu memahami sesuatu lebih baik dan rasional. Dalam hal ini seseorang akan terhindar dari banyak tindakan bodoh atau mungkin dibodohi oleh orang lain. Melalui pendidikan yang baik, maka generasi bangsa yang cerdas dan berguna akan terbentuk. Ya. Pendidikan merupakan investasi terbaik untuk generasi yang akan dating. Dengan kualitas SDM yang mumpuni mereka akan mampu membangun negara untuk menjadi lebih baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!