Mengenal Dunia Microbiologi Yang Menyenangkan

0
(0)

Mikrobiologi adalah salah satu cabang ilmu yang menelaah mengenai organisme hidup yang berukuran mikroskopis (bakteri, protozoa, virus ,alge dan fungi). Mengenal dunia microbiologi yang menyenangkan karena kita bisa lebih tahu bahwa tuhan telah menciptakan makhluk yang lebih kecil daripada manusia dan meraka hidup dan akan terasa menyenangkan jika kita mengenal lebih dekat.

Ada beberapa mikroba yang ukurannya cukup besar tapi masih digolongkan ke dalam mikrobiologi karena adanya teknik yang sama (isolasi, sterilisasi, dan penumbuhan pada media artifisial) yang digunakan untuk mempelajarinya.

Mikrobiologi dapat dibedakan menjadi beberapa sub disiplin berdasarkan berbagai macam orientasinya, yaitu :

Orientasi Taksonomi

  • Virologi : stuktur, susunan dan klasifikasi virus.
  • Bakteriologi: struktur, susunan, dan klasifikasi bakteri dan mahluk hidup.
  • Mikologi: stuktur, susunan, dan klasifikasi mahluk hidup termasuk jamur.
  • Fikologi: stuktur dan susunan klasifikasi mahluk hidup termasuk ganggang/ alga.
  • Protozoologi: stuktur, susunan dan klasifikasi mahluk termasuk protozoa.

Orientasi Habitat

  • Mikrobiologi air:peri kehidupan dan peranan mikroba dalam air.
  • Mikrobiologi tanah:peri kehidupan dan peranan mikroba dalam tanah.
  • Mikrobiologi laut:peri kehidupan mikroba yang hidup dalam habitat air laut.

Orientasi Problema

  • Ekologi Mikroba: mempelajari tentang timbal balik antara mikroba dan lingkungan hidupnya.
  • Mikrobiologi Patogenik (Pathogenic microbiology): mempalajari tentang mikroba yang dapat menimbulkan penyakit.
  • Mikrobiologi Pertanian: mempelajari tentang peranan mikroba dalam bidang pertanian.
  • Mikrobiologi Industri: mempelajari tentang mikroba-mikroba yang berperan dalam bidang industri.
  • Mikrobiologi Geologi: mempelajari tentang struktur, sifat dan peranan mikroba dalam bidang geologi.

Mikrobiologi dapat diterapkan dalam :

  • Mikrobiologi Kedokteran: mempelajari mikroba-mikroba yang dapat menimbulkan penyakit, prosedur diognosa dan identifikasi mikroba penyebab penyakit dan cara penyegahannya.
  • Mikrobiologi Akuatik: diterapkan dalam pemurnian air, pengujian mikrobiologis, pengurangan pencemaran biologis dan ekologis.
  • Aeromikrobiologi: mempelajari tentang kontaminasi dan kerusakan-kerusakan yang disebabkan oleh mikroba, dan penyebaran penyakit-penyakit.
  • Mikrobiologi makanan: diterapkan dalam penyediaan bahan makanan, pengawetan bahan makanan, penyakit-penyakit yang disebabkan oleh keracunan makanan dan pencegahannya.
  • Mikrobiologi Pertanian: penyerapannya dibidang penyuburan tanah, penelitian tentang penyakit hewan dan tanaman.
  • Mikrobiologi Industri: diterapkan dalam pembuatan antibiotika, vaksin, minuman fermentasi, zat-zat kimia, pembuatan protein dan hormon-hormon.
  • Eksomikrobiologi: diterapkan dalam eksplorasi tentang kehidupan di angkasa luar.
  • Mikrobiologi Geokimia: diterapkan dalam pertambangan batubara, pembentukan mineral dan gas, pencarian barang tambang seperti batubara, minyak dan gas bumi.

Mikroba adalah Jasad hidup yang ukurannya kecil, disebut juga mikroorganisme atau jasad renik. Ukurannya kecil (kurang dari 0,1 mm), sehingga sukar dilihat dengan mata biasa hanya dapat dilihat dengan alat pembesar atau mikroskop. Mikroba ukurannya sangat kecil sulit untuk digolongkan ke dalam plantae atau animalia, tapi menurut teori evolusi setiap jasad akan berkembang menuju ke sifat plantae atau animaliaBerikut beberapa pandapat penggolongan mikroba:

Ernest Haeckel (1834 – 1919) : ada dunia selain hewan dan tumbuhan yang menampung jasad yang tidak dapat dimasukkan kedalam keduanya, yaitu protista. Protista terdiri dari algae atau ganggang, protozoa, jamur atau fungi, dan bakteri yang mempunyai sifat uniseluler, sonositik, atau multiseluler tanpa diferensiasi jaringan.

R.H.Whittaker (1920–1980) : membagi jasad hidup menjadi tiga tingkat perkembangan, yaitu: Jasad prokariotik yaitu bakteri dan ganggang biru (Divisio Monera), Jasad eukariotik uniseluler yaitu algae sel tunggal, khamir dan protozoa (Divisio Protista) dan Jasad eukariotik multiseluler dan multinukleat yaitu Divisio Fungi, Divisio Plantae, dan Divisio Animalia.

Carl Woese (1958) : menggolongkan jasad hidup berdasarkan susunan kimia makromolekul yang terdapat di dalam sel, yaitu: Arkhaebacteria, Eukaryota (Protozoa, Fungi, Tumbuhan dan Binatang) dan Eubacteria.

Ciri Umum Mikroba

  • JasadProdusen : menghasilkan bahan organik dari bahan anorganik dengan energi sinar matahari. Mikroba yang berperanan sebagai produsen adalah algae dan bakteri fotosintetik
  • JasadKonsumen : menggunakan bahan organik yang dihasilkan oleh produsen. Contoh: protozoa
  • JasadRedusen : menguraikan bahan organik dan sisa-sisa jasad hidup yang mati menjadi unsur-unsur kimia (mineralisasi bahan organik), sehingga di alam terjadi siklus unsur-unsur kimia. Contoh: bakteri dan jamur (fungi).

Tipe jasad mikroba berdasarkan susunan selnya, yaitu 

  • Prokariota(jasad prokariotik/primitif), yaitu jasad yang perkembangan selnya belum sempurna.
  • Eukariota(jasad eukariotik), yaitu jasad yang perkembangan selnya telah sempurna.

Diversitas kehidupan Mikroba : Thermofilik (Tahan terhadap panas), Psikrofilik (Tahan terhadap kimia), Acidofilik (tahan terhadap asam), Alkalofilik, Halofilik, Barofilik (tahan terhadap tekanan), Radiofilik dan Anaerobik Obligat.

Jadi semakin penasaran kan untuk lebih mengenal dunia microbiologi yang menyenangkan ya ya ya, sampai ketemu di tulisan berikutnya yaa 😀

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!