Manfaat Cek Golongan Darah Bagi Kesehatan

0
(0)

Cek golongan darah adalah prosedur pemeriksaan golongan darah yang dapat dilakukan di berbagai fasilitas kesehatan seperti rumah sakit, laboratorium klinik, atau pun puskesmas. Golongan darah seseorang ditentukan dari ada atau tidaknya beberapa antigen pada sel darah merah dan plasma darah seseorang.

Dalam dunia medis, sistem penggolongan darah yang dikenal adalah sistem ABO (golongan darah A, B, AB, dan O), serta sistem penggolongan darah berdasarkan Rhesus (Rh positif dan Rh negatif). Umumnya, golongan darah Kamu juga ditentukan oleh gen yang Kamu warisi dari orang tua.

Manfaat Cek Golongan Darah Bagi Kesehatan

Cek golongan darah penting dilakukan untuk kepentingan klinis seperti berikut ini:

  • Transfusi darah
    Penyesuaian golongan darah menjadi salah satu syarat penting untuk mendonorkan darah atau menerima transfusi darah.
  • Mencegah komplikasi transfusi
    Tidak semua golongan darah bisa cocok satu sama lain, jadi penting untuk menerima donor atau mendonorkan darah sesuai dengan golongan darah Kamu. Menerima darah yang tidak sesuai dengan golongan darah Kamu bisa memicu penggumpalan darah dan komplikasi yang berakibat fatal bagi tubuh. Gejala dari ketidaksesuaian golongan darah pada proses transfusi darah yaitu demam, menggigil, mual, kulit dan mata tampak kuning, nyeri dada, perut, atau punggung, terdapat darah pada urine, dan sesak napas. Tahapan komplikasi selanjutnya akibat transfusi yang tidak cocok dapat menyebabkan gagal ginjal, atau bahkan kematian.
  • Penting untuk ibu hamil
    Cek golongan darah juga penting bagi ibu hamil dan janin yang dikandungnya. Jika ibu dan janin memiliki golongan darah dengan rhesus yang berbeda, maka akan berpotensi membahayakan janin.

Misalnya, seorang wanita dengan golongan darah Rh negatif menikah dengan pria yang memiliki Rh positif. Maka janin yang dikandung bisa bergolongan darah Rh positif. Perbedaan Rh antara calon ibu dan janin ini bisa menyebabkan reaksi imunitas dari tubuh Ibu. Tubuh ibu hamil akan menganggap darah janin yang berbeda rhesus sebagai benda asing dan akhirnya membentuk antibodi yang melawan antigen Rh dari janin. Antibodi yang dihasilkan dapat melewati plasenta dan menyebabkan kerusakan pada sel darah merah janin. Kondisi ini dapat menyebabkan bayi terlahir dengan gangguan kesehatan atau bahkan kematian di dalam kandungan.

Cek golongan darah sejak awal bisa mencegah kondisi tersebut dengan pemberian obat khusus. Obat ini akan menjaga tubuh ibu hamil agar tidak membentuk antibodi yang bisa menyerang sel darah bayi jika darah mereka bercampur.

Prosedur Cek Golongan Darah yang Perlu Kamu Ketahui

Pada orang dewasa, proses cek golongan darah dilakukan dengan pengambilan sampel darah melalui tusukan di jari atau melalui jarum yang dimasukkan ke pembuluh darah di lengan. Sedangkan pada bayi, pemeriksaan golongan darah dilakukan dengan mengambil sampel darah dari telapak kaki bayi.

Untuk menentukan golongan darah Kamu, teknisi laboratorium akan mencampur sampel darah Kamu dengan antibodi yang menyerang darah tipe A dan B untuk melihat reaksinya. Jika sel darah Kamu menggumpal bila dicampur dengan antibodi terhadap darah tipe A, maka Kamu memiliki golongan darah B. Sampel darah kemudian akan dicampur dengan serum anti-Rh. Jika sel darah Kamu menggumpal sebagai reaksi terhadap serum anti-Rh, itu berarti Kamu memiliki darah Rh-positif, begitu pula sebaliknya. Hasil pemeriksaan ini bisa Kamu dapatkan dengan waktu hanya beberapa menit saja.

Tidak ada persiapan khusus yang harus Kamu lakukan untuk melakukan cek golongan darah. Risiko tindakan, seperti perdarahan pasca pengambilan darah, jarang sekali terjadi, kecuali jika Kamu memiliki riwayat gangguan pembekuan darah.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!