Makin Mudah Dengan Aplikasi Germas Pas

Menerapkan gaya hidup sehat sangat erat dengan bahan pangan yang kita konsumsi sehari-sehari, karena dengan bahan pangan yang berkualitas baik dan sehat tentunya akan membuat gaya hidup sehat kita semakin sehat, Bahan Pangan merupakan sutu kebutuhan yang sangat vital bagi makhluk hidup, tak terkecuali manusia. Tidak hanya makanan, minuman pun dikategorikan ke dalam jenis pangan. Konsumsi makanan dan minuman yang cukup akan menjadi sumber pemenuhan energi dan gizi bagi tubuh manusia. Namun, jumlah asupan pangan yang dikonsumsi bukanlah dasar penilaian seseorang itu dapat dikatakan sehat.

Makanan dan minuman yang akan kita konsumsi harus mengikuti standar pangan yang sehat, aman, dan bergizi. Standar ini dapat dilihat dari proses penyediaan bahan baku, pengolahan, penyimpanan, penyebaran, dan konsumsi pangan itu sendiri oleh kita sebagai konsumen. Standar pangan yang sehat, aman dan bergizi di Indonesia dan umumnya di sebagian besar negara di dunia harus mengikuti standar mutu pengolahan pangan yang berlaku di negara tersebut, karena bahan pangan yang memiliki standar kualitas baik akan berpengaruh pada kualitas hidup yang mengkomsumsi bahan pangan tersebut baik makanan maupun minuman.

Di negara kita Indonesia yang kita cintai, proses standar pengolahan pangan ini telah diatur dengan baik oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan LP POM MUI. Lalu bagaimana sebenarnya ciri-ciri pangan yang sehat, aman, dan bergizi. Berikut penjelasannya :

Pertama, pangan yang sehat, aman dan bergizi adalah pangan yang mengandung zat gizi yang diperlukan seseorang untuk dapat hidup sehat dan produktif. Bahan Pangan (makanan dan minuman) tersebut harus bersih, tidak kadaluarsa, dan tidak mengandung bahan kimia dan mikroba yang berbahaya bagi kesehatan.

Kedua, pangan yang sehat, aman dan bergizi harus dapat memenuhi kebutuhan rata-rata kecukupan gizi dan protein. Berdasarkan PMK No. 75 Tahun 2013 tentang “Angka Kecukupan Gizi yang Dianjurkan Bagi Bangsa Indonesia”, seseorang harus dapat memenuhi rata-rata kecukupan gizi dan protein 2150 kkal dan 57 g protein per hari pada tingkat konsumsi. Jumlah angka kecukupan gizi (AKG) ini ditentukan oleh kelompok umur, jenis kelamin, berat badan, dan tinggi badan. Kurangnya jumlah kalori yang dikonsumsi berdampak pada kurangnya gizi sehingga individu yang bersangkutan lebih rentan sakit. Jumlah kalori berlebih pun juga membuat seseorang rentan terkena obesitas yang nantinya dapat menimbulkan penyakit baru seperti jantung koroner, stroke, gangguan pernapasan dan lain sebagainya.

Ketiga, pangan yang sehat, aman dan bergizi tidak boleh mengandung zat yang syubhat (meragukan) dan haram. Hal ini bukan disebabkan mayoritas warga Indonesia yang beragama Islam. Namun menurut LP POM MUI, pangan halal dan thoyib (baik) merupakan makanan yang high quality dari segi kandungan gizi, pengolahan dan cara mengkonsumsinya.

Di zaman yang serba modern dan perkembangan dunia digital yang semakin pesat Kementerian Kesehatan meluncurkan aplikasi GERMAS PAS (Gerakan Masyarakat Pangan Aman Sehat) yang bertujuan untuk mempermudah masyarakat dalam memilih bahan pangan yang aman dan sehat untuk di konsumsi, aplikasi GERMAS PAS untuk saat ini dapat di download di Google Play Store, (untuk pengguna iOs belum tersedia, mungkin dalam waktu dekat akan tersedia hehe). untuk menggunakan aplikasi GERMAS PAS kita terlebih dahulu harus registrasi dengan melengkapi data diri kita, setelah itu verifikasi email yang didaftarkan, aplikasi GERMAS PAS digunakan berdasarkan location directory terdekat jadi akan memudahkan kita untuk menggunakannya.

Yukk segera di download Aplikasinya, karena makin mudah dengan Aplikasi GERMAS PAS ^_^

https://play.google.com/store/apps/details?id=com.kesling.germaspas&hl=in

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!